Minggu, 30 Oktober 2011

Menggambarkan kepribadian seseorang berdasarkan akun jejaring sosialnya


Assalamualaikum. Wr.wb

Seberapa berpengaruhkah situs jejaring social terhadap sifat dan kepribadian seseorang?
cek dan lihat disini… 
Jejaring social seperti facebook, twitter, friendster, dan koprol memang cukup berpengaruh bagi banyak orang. Kini, situs ini tak hanya digunakan untuk sekedar mencari relasi atau menemukan teman-teman lama, namun lebih digunakan untuk mengekspresikan diri melalui kata-kata, foto, dan sejenisnya. Tak khayal memang, melalui situs ini banyak juga orang yang menjadi terkenal, mendapatkan pasangan hidup, dan membantu bisnis mereka. Disini kita ambil saja salah satu contoh situs jejaring social, katakanlah facebook. Hamper setiap menit pengguna facebook meng’update status mereka, mengungkapkan isi hati, say halo dengan teman-teman, atau terkadang hanya sekedar member informasi mengenai tempat dimana dia berada saat itu. Dari facebook mungkin orang lain dapat dengan mudah menilai bagaimana kepribadiam atau cara pikir seseorang, mudah saja, dengan membaca status, notes, atau mungkin juga dapat melalui foto-foto yang ada dalam album mereka.
Disini saya mengambil contoh seorang teman saya difacebook yang bernama “Dhedy Benci Kemunafikan (Monster Jacker). Dari namanya saya mempersepsikan bahwa Dhedy ini seseorang yang sangat membenci kemunafikan. 












Tidak hanya itu, jika kita melihat status-status yang Dhedy share  ke facebook, Dhedy ini tipikal seorang pria yang penyayang terdadap lawan jenis namun, dalam menghadapi masalah Dhedy cenderung mengaitkannya pada hal-hal negatif, misalnya minum minuman keras, merokok, dan sejenisnya.
 







Dalam pergaulan dengan teman sebayanya, Dhedy termasuk orang yang mudah untuk beradaptasi dan masuk dalam dunianya sebagai anak remaja. Sebenarnya Dhedy memiliki akhlak yang baik dalam bidang agamanya, namun mungkin karena pengaruh dari teman-temannya kepribadian Dhedy jadi berubah. Ketika saya melihat-lihat status facebook Dhedy, sepertinya Dhedy tidak ingin jauh dari agama dan selalu ingin deekat dengan sang pencipta (Allah). Kemungkinan Dhedy pernah mengalami semacam trauma atau kejadian didalam hidupnya yang sangat tidak dia sukai, dan keadaan inilah yang membuatnya seperti hilang peran dan ingin melakukan semua hal sesuai dengan kemauannya tanpa memperdulikan orang lain disekitarnya.


Wassalamualaikum. Wr. Wb.





Rabu, 28 September 2011

Teknologi Internet

          Internet, adalah kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Saat ini dari berbagai kalangan pun sudah lumrah menggunakan internet ini, mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, petani, pengusaha, ibu rumah tangga semuanya mengakses segala yang mereka butuhkan melalui internet. Nah, ada baiknya jika kita mengenali dulu apa itu internet. Menurut saya, internet (kependekan dari interconnected net-working) adalah sebuah jaringan komputer yang terhubung secara global dan memungkinkan pengguna dari internet tersebut untuk saling bertukar informasi.

          Jika kita membicarakan kegunaan internet, ini sangat luas sekali. Internet hampir dapat digunakan dalam semua aspek kehidupan, sosial, politik, pendidikan, agama, ekonomi dan lain sebagainya. Namun secara umum, kegunaan internet adalah untuk memudahkan kita dalam mencari, berbagi dan menyampaikan informasi dari dan ke seluruh penjuru dunia yang tentunya hanya dalam hitungan beberapa detik saja. Contohnya, orang-orang indonesia tidak perlu pergi ke jepang jika hanya untuk melihat keadaan pasca tsunami di jepang, kita hanya perlu sebuah laptop, PC atau sejenisnya dan mengkoneksikannya ke jaringan internet, maka dengan mudah kita dapat mengetahui keadaan di jepang walaupun hanya duduk didalam rumah kita yang berada di indonesia.

          Jika kita sudah mengetahui apa itu internet serta kegunaannya, maka masih terasa kurang jika kita tidak tahu sejarah perkembangan dari pada internet itu sendiri. Internet (interconnection net-working), pada mulanya internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET [Advanced Research Project Agency Network], di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP [Transmission Control Protocol/Internet Protocol]. Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat [US Department of Defense] membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

          Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu MILNET untuk keperluan militer dan ARPANET baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Dan gabungan kedua jaringan tersebut, akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

          Harapan saya sebagai salah seorang dari pengguna internet, menginginkan agar untuk kedepannya internet dapat digunakan sebagaimana mestinya dan seperlunya, disini harapan saya tentunya tidak ada lagi hal-hal negatif yang disalahgunakan dalam penggunan internet. Internet merupakan sarana yang memudahkan kita untuk saling bertukar informasi, maka dari itu bertukarlah informasi yang saling menguntungkan, tidak ada unsur kriminal, SARA, dan hal-hal negatif lain yang kedepannya justru dapat menjadi bumerang bagi anak-anak kita (generasi muda).



Referensi

http://www.yulissamoa.com/sejarah-dunia-internet-di-kehidupanku


Minggu, 08 Mei 2011

ATM (Anjungan Tunai Mandiri)


Merugikan atau Menguntungkan?

Cek Disini






Anjungan Tunai Mandiri, atau yang biasa kita sebut dengan mesin ATM, merupakan sebuah “mesin ajaib” yang dapat memberi kemudahan bagi manusia terutama saat membutuhkan dana tunai. Ya, dimasyarakat kita mesin ATM sudah menjadi pemandangan yang biasa. Dimana pun kita dapat menemukan mesin yang katanya ajaib itu, di kantor, di kafe, sekolah, bahkan dipinggir jalan pun kita dapat menemukannya. Begitu dekatnya kita dengan benda bernama mesin ATM itu, walaupun sering kita dengar bahwa ATM hanya milik “orang kaya” dan kaum atas.


Berbagai kemudahan ditawarkan oleh mesin ATM, terlebih di zaman yang katanya rawan dengan tindakan kriminalitas ini, banyak orang yang memilih untuk tidak membawa uang tunai saat berpergian, mereka cukup membawa sebuah kartu kecil yang sering disebut dengan ATM card. Tentunya semua ini dilakukan dengan anggapan, “rawan membawa uang tunai dalam jumlah yang banyak, jika butuh uang saya hanya perlu mencari ATM dan engambil uang sesuai dengan kebutuhan saya”. Ya, pemikiran tersebut memang tidak salah, bahkan dianjurkan untuk menghindari kehilangan uang dalam jumlah besar.


Namun tahukah anda, kekurangan atau dampak dari mesin ATM tersebut?


Akhir-akhir ini, polisi kita sering meringkus para pembobol ATM yang modusnya bermacam-macam, ada yang langsung membongkar mesin ATM, menjarah uang nasabah, dan yang lebih mengerikan lagi, dengan tega melukai bahkan membunuh si nasabah. Kasus-kasus tersebut sudah berulang kali terjadi dinegeri ini, hingga menjadi kekhawatiran bagi pengguna mesin ATM saat melakukan transaksi.


Selain itu, terpikirkah oleh anda jika mesin ATM berhasil dibobol siapa yang paling dirugikan? Mungkin sebagian dari anda tidak merasa kehilangan karena uang anda masih tersimpan dengan rapi di dalam bank, dan semua itu merupakan taggung jawab dari pihak bank. Pemikiran anda memang benar, namun bagaimana dengan pihak-pihak yang mengelola uang tersebut? Sudah pasti itu semua merupakan suatu kerugian yang sangat besar.


Namun dalam pemikiran saya, ada sedikit kerugian bagi kita selaku pengguna mesin ATM. Dengan adanya ATM, kita tidak pernah takut untuk membeli sesuatu, meskipun sesuatu itu tidak terlalu penting dan harganya juga relatif mahal, apalagi saat kita sedang berbelanja, meskipun uang tunai di dalam dompet kita sudah “menipis”, tetapi kita akan selalu berpikiran “kan tabungan masih banyak, lagian juga sekarang aku bawa ATM”. Itulah gaya hidup kita dengan mesin yang bernama ATM, praktis memang, mudah, cepat, dan relatif aman. Namun tanpa disadari, ATM telang mengubah cara konsumsi kita. Mungkin jika tidak ada ATM, kita tidak akan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak menjadi prioritas kita. Tapi itulah teknologi, seiring dengan berkembangnya zaman, teknologi pun kian menguasai kita sebagai pemakainya.

Minggu, 13 Maret 2011

Penggambaran sifat dan cara hidup bangsa eskimo

Penggambaran sifat dan cara hidup bangsa eskimo  








Yang ada didalam benak kita saat menyebut eskimo adalah dingin, gunungan es, atau bahkan kita teringat akan bangunan uniknya ‘igloo’. Ya, igloo merupakan bangunan/ konstruksi rumah khas bangsa eskimo, rumah ini dibangun saat musim dingin yang suhunya dapat mencapai -45°C, tercatat suhu terdingin yang pernah melanda kutub bumi ini adalah -85°C.


Kata eskimo sendiri sebenarnya adalah julukan bagi suku bangsa yang mendiami bagian kutub bumi. Seperti siberia, alaska kanada, dan greenland. Hingga sekarang telah tercatat ada dua suku bangsa eskimo yang menghuni kawasan tersebut, mereka adalah suku inuit dan yupik. Masing-masing suku ini mempunyai adat, budaya, dan bahasa sendiri, namun juga terdapat berbagai ciri kesamaan seperti ciri-ciri tubuh, mata pencaharian, dan kesenian.


Orang-orang eskimo awalnya berasal dari asia (melintasi sebuah jembatan tanah yang kini sudah tidak ada lagi), mereka kebagian utara amerika (alaska), yang kemudian mereka tinggal di empat negara yaitu, alaska, greenland,uni soviet,dan kanada. Kebiasaan dari orang eskimo adalah berburu bagi kaum lelaki, sedangkan kaum wanita tetap dirumah untuk menjaga segala kemungkinan yang terjadi, dengan adanya pembagian kerja ini memungkinkan bagi bangsa skimo untuk bertahan hidup. Ada beberapa sebutan bagi orang eskimo, di alaska orang eskimo disebut ‘inuit’ dan ‘yupik’, sedangkan di siberia di sebut ‘yuit’. Suku Inuit tinggal di wilayah utara Alaska, Kanada, dan Greenland. Sementara suku Yupik menghuni daerah sebelah barat, selatan, dan sepanjang teluk Alaska serta di daerah timur jauh Rusia. Masing-masing suku, baik Inuit dan Yupik, memiliki budaya, bahasa, serta tradisinya sendiri-sendiri. Akan tetapi, bagi para ilmuwan, bila diperhatikan secara saksama, keduanya memiliki beragam kesamaan. Kesamaan itu misalnya terletak pada ciri-ciri tubuh serta mata pencaharian dan keseniannya. Berdasarkan pada kesamaan-kesamaan tersebut, para ilmuwan menyimpulkan bahwa suku Inuit dan Yupik memiliki nenek moyang yang sama.


Selama ini, para ilmuwan memperkirakan nenek moyang bangsa Eskimo adalah suku Indian atau penduduk asli Benua Amerika. Dugaan ini didasarkan pada kesamaan ciri-ciri tubuh keduanya. Orang-orang Eskimo memiliki bentuk tubuh, warna rambut, kulit serta bola mata yang relatif sama dengan orang Indian.


Menurut Tom Gilbert, ilmuwan dari University of Copenhagen, Denmark, ada tiga teori untuk mencari tahu nenek moyang bangsa Eskimo. Khususnya, untuk orang-orang Eskimo yang tinggal di wilayah Alaska, Kanada, dan Greenland.


Teori pertama berbunyi, orang Eskimo adalah keturunan suku Indian yang telah menetap di daerah Amerika bagian utara sejak 14.350 tahun lalu. Sementara teori kedua menyatakan bahwa orang Eskimo datang dari wilayah di Siberia, Rusia. Kebenaran teori kedua ini masih diragukan karena belum ditemukan bukti-bukti yang kuat. Nah, teori ketiga menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Eskimo kemungkinan berasal dari Benua Asia.

Menurut cerita, eskimo adalah kata indian amerika yang diterjemahkan menjadi “pemakan daging mentah”. Ironisnya, para ilmuwan menempatkan india dalam kategori antropologi terpisah, sedangkan eskimo dianggap lebih dekat dengan penduduk asli asia utara.


Karakteristik fisik orang eskimo umumnya berkulit cokelat muda, rambut hitam lurus, mata gelap, dan wajah lebar dengan tulang pipi tinggi. Sedangkan untuk bahasa relatif sama diseluruh wilayah. Bangsa eskimo ada yang tinggal di dekat lingkaran arktik (tercatat sebagai tempat terdigin didunia). Orang-orang eskimo banyak menggantungkan kebutuhan hidupnya dari air dingin yang berasal dari kutub utara. Daging singa laut merupakan sumber makanan terpenting bagi mereka, dan sumber makanan selain itu seperti salmon, cod, paus, serta kehidupan laut lainnya. Akan tetapi, saat musim panas, bangsa eskimo dapat menemukan makanan mereka didarat, angsa dan karibu adalah contohnya, namun untuk mendapatkan karibu, bangsa eskimo harus pergi kepedalaman. Tidak hanya itu, selama musim dingin ternyata beruang kutub, rubah, dan kelinci menjadi makanan andalan yang cukup digemari oleh ‘penduduk es’ ini.


Berbicara mengenai cara hidup, bangsa eskimo lebih senang mengembara mengikuti migrasi mereka, dan akan membuat rumah saat musim dingin dan musim panas. Mereka membuat tenda-tenda dari kulit ( cap atau karibu) yang sengaja disediakan sebagai tempat menampung makanan selama bulan-bulan di musim panas.









Ketika musim dingin tiba bangsa ini membangun rumah diatas salju yang terbuat dari blok salju dan dibangun berbentuk kubah. Pekerjaan ini dilakukan oleh beberapa kelompok sebagai tempat penampungan sementara saat bepergian atau berburu. Eskimo adalah bangsa yang kompak, mereka bersatu dan hidup secara berkelompok untuk tetap bertahan dalam salju. Salah satu dari kebudaaan mereka adalah pesta bersama, dansa tradisional yang semuanya menggunakan musik inuit dan katajjaq, pesta besar diselenggarakan didalam igloo ( bangunan khas suku eskimo) dan diikuti oleh beberapa kelompok.


Salju merupakan bahan pelapis yang baik, sehingga ruangan didalam igloo bisa dijadikan tempat tinggal yang hangat da nyaman. Model rumah ini juga dilengkapi dengan pintu dan ventilasi seperti rumah pada umumnya. Bila dibangun dengan benar, bangunan igloo dapat menahan beban satu orang yang lampu tradisional berdiri diatasnya. Panas dari lampu tradisional inuit yang disebut qulliq bisa melumerkan es bagian dalam igloo, tapi bagian yang mencair ini dapat segera membeku dan menambah kekuatan pada konstruksi bangunan igloo.


sumber :
wikipedia
google

Jumat, 18 Februari 2011

Penerapan Ilmu Matematika dalam Psikologi

Disebut-sebut bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang ‘behavior’ yang mengurusi masalah seseorang secara individu dengan mengunakan sistem tanya jawab (kata-kata), sedangkan matematika adalah ilmu hitung yang pasti dan selalu berhubungan dengan angka. Ya, semua itu benar, kemudian bagaimana menerapkan ilmu matematika ke dalam ilmu psikologi?

Di dalam penelitian psikologi, perhitungan matematika pasti ada dan digunakan, walaupun mungkin hanya dalam kategori perhitungan sederhana. Misalnya psikologi akan meneliti “pengaruh MSG (monosodium glutamat) pada tingkat kecerdasan anak”. Disini kita perlu mencari tahu, batas dosis aman MSG, contohnya dalam X gram makanan, maksimal MSG yang terkandung X gram. Atau kita dapat membuat grafik yang menunjukkan pengaruh tersebut. Anak yang kesehariannya selalu mengonsumsi MSG tingkat IQ nya pasti lebih rendah dibandingkan teman-temannya yang tidak mengonsumsi MSG. 
            Begitu fleksibelnya ilmu matematika, bahkan saat mempelajari ilmu sosial pun kita memerlukan perhitungan matematika. Psikolog perlu mengelompokkan data-data saat membantu memecahkan masalah pasien mereka. Pengelompokan ini dapat berupa himpunan-himpunan, seperti himpunan anak yag takut gelap dan bagaimana penyelesaiannya, himpunan anak yang tidak suka menulis serta apa yang menjadi penyebabnya. Penyebab itu  misalnya berupa trauma, atau si orang tua tidak pernah memberi pujian akan hasil karyanya, semua itu akan terasa lebih mudah jika kita membuatnya dalam bentuk tabel atau grafik, atau dapat pula kita tuliskan seperti notasi himpunan pada matematika.

Contoh :
A= { penakut, pintar, manja, pendiam}
B= { pendiam, mandiri, pintar, emosional}

Kita dapat gambarkan menjadi

A B = { penakut, pintar, manja, pendiam, mandiri, emosional }
A B =  { pendiam, pintar }

Dari dua himpunan sifat-sifat seseorang diatas, kita lihat bahwa ada kesamaan sifat diantara dua orang, yaitu si A dan si B sama-sama memiliki sifat “pendiam dan pintar”. Disini kita akan mengkaji kasus tersebut dengan berpedoman pada teori empirisme atau teori tabularasa yang dikemukakan oleh John Locke, yaitu “perkembangan seseorang ditentukan oleh pengalaman-pengalaman (empiri) yang diperoleh selama perkembangan individu. (sumber: psikologi umum 1, B.P Dwi Riyanti, Hendro Prabowo, Ira Puspitawati)”
             Jadi disini, kedua individu selama hidupnya mungkin pernah mengalami suatu kejadian yang sama atau memiliki hobi serta lingungan tempat tinggal yang relatif tidak berbeda. Contoh, keduanya adalah anak dari keluarga ‘broken home’ jadi karena tekanan batin keduanya cenderung pendiam dan suka menyendiri, dan karena keadaan itu keduanya lebih suka mnghabiskan waktu di perpustakaan untuk membaca buku atau menyendiri di laboratorium untuk membuktikan teori-teori yang pernnah ia baca sebelumnya. Menurut saya, hal semacam ini lumrah saja terjadi diantara dua orang sama sekali tidak saling mengenal.

            Dengan ini, psikolog akan lebih mudah dalam menangani dua kasus, dan ternyata memang benar, kedua pasiennya adalah anak broken home.

Peranan Ilmu Matematika dalam Psikologi


Penerapan Ilmu Matematika dalam Psikologi

Disebut-sebut bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang ‘behavior’ yang mengurusi masalah seseorang secara individu dengan mengunakan sistem tanya jawab (kata-kata), sedangkan matematika adalah ilmu hitung yang pasti dan selalu berhubungan dengan angka. Ya, semua itu benar, kemudian bagaimana menerapkan ilmu matematika ke dalam ilmu psikologi?

Di dalam penelitian psikologi, perhitungan matematika pasti ada dan digunakan, walaupun mungkin hanya dalam kategori perhitungan sederhana. Misalnya psikologi akan meneliti “pengaruh MSG (monosodium glutamat) pada tingkat kecerdasan anak”. Disini kita perlu mencari tahu, batas dosis aman MSG, contohnya dalam X gram makanan, maksimal MSG yang terkandung X gram. Atau kita dapat membuat grafik yang menunjukkan pengaruh tersebut. Anak yang kesehariannya selalu mengonsumsi MSG tingkat IQ nya pasti lebih rendah dibandingkan teman-temannya yang tidak mengonsumsi MSG.

            Begitu fleksibelnya ilmu matematika, bahkan saat mempelajari ilmu sosial pun kita memerlukan perhitungan matematika. Psikolog perlu mengelompokkan data-data saat membantu memecahkan masalah pasien mereka. Pengelompokan ini dapat berupa himpunan-himpunan, seperti himpunan anak yag takut gelap dan bagaimana penyelesaiannya, himpunan anak yang tidak suka menulis serta apa yang menjadi penyebabnya. Penyebab itu  misalnya berupa trauma, atau si orang tua tidak pernah memberi pujian akan hasil karyanya, semua itu akan terasa lebih mudah jika kita membuatnya dalam bentuk tabel atau grafik, atau dapat pula kita tuliskan seperti notasi himpunan pada matematika.

Contoh :
A= ( penakut, pintar, manja, pendiam)
B= ( pendiam, mandiri, pintar, emosional)

Kita dapat gambarkan menjadi

A U B = (penakut, pintar, manja, pendiam, mandiri, emosional)
A n B = ( pendiam, pintar)

            Dari dua himpunan sifat-sifat seseorang diatas, kita lihat bahwa ada kesamaan sifat diantara dua orang, yaitu si A dan si B sama-sama memiliki sifat “pendiam dan pintar”. Disini kita akan mengkaji kasus tersebut dengan berpedoman pada teori empirisme atau teori tabularasa yang dikemukakan oleh John Locke, yaitu “perkembangan seseorang ditentukan oleh pengalaman-pengalaman (empiri) yang diperoleh selama perkembangan individu. (sumber: psikologi umum 1, B.P Dwi Riyanti, Hendro Prabowo, Ira Puspitawati)”.

            Jadi disini, kedua individu selama hidupnya mungkin pernah mengalami suatu kejadian yang sama atau memiliki hobi serta lingungan tempat tinggal yang relatif tidak berbeda. Contoh, keduanya adalah anak dari keluarga ‘broken home’ jadi karena tekanan batin keduanya cenderung pendiam dan suka menyendiri, dan karena keadaan itu keduanya lebih suka mnghabiskan waktu di perpustakaan untuk membaca buku atau menyendiri di laboratorium untuk membuktikan teori-teori yang pernnah ia baca sebelumnya. Menurut saya, hal semacam ini lumrah saja terjadi diantara dua orang sama sekali tidak saling mengenal.

            Dengan ini, psikolog akan lebih mudah dalam menangani dua kasus, dan ternyata memang benar, kedua pasiennya adalah anak broken home.

Rabu, 05 Januari 2011

pencapaian

bermimpilah mengnai apapun, karna dunia dan kehidupan adalah mimpi-mimpi yang nyata. jangan terpikir bahwa 'dream' itu 'tinggi,jauh,tidak mungkin atau apalah namanya'. semuanya mungkin, nyata dan Insya Allah terbukti. 'sebuah pengalaman kecilku telah membuktikan keajaiban dream itu, bermula dari sebuah kesempatan yang mungkin belum brpihak pada gadis sekecil ku, huuuft,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
kecewa itu pasti....!! berkhayal mengenai kesempatan itu, tiap hari kulakukan. hingga akhirnya memori harapan-harapan terkikis,hilang,dan aku tak mengingatnya lagi.




aku melangkahkan kaki jauh, untuk mencari pencapaian tapi tak lagi 'dream' itu, karna memang sudah tidak kuingat lagi.

aku duduk, dan iseng memperhatikan sekeliling,,,,
Subbhannallah............................
Sungguh kawan, jika saat itu kau ada, pasti ku bisikkan sesuatu.
"TEMPAT INI IMPIAN KU"




*dream : suatu tempat dalam khayalan ku*